Nganggur – Shinta Arsinta feat Arya Galih

Di tengah gemerlap panggung hiburan dangdut Indonesia, muncul sebuah lagu yang berbeda. Berjudul “Nganggur” (Pengangguran), duet dan menyuguhkan realita sosial yang kerap luput dari perhatian. Dengan balutan dangdut koplo modern yang ceria, “Nganggur” menyuarakan keresahan para pencari kerja yang belum mendapatkan pekerjaan.

Lirik yang Relatable: Keluh Kesah Sang Pengangguran

“Nganggur” memiliki lirik yang sederhana namun menyentuh. Lagu ini menceritakan keseharian seorang pengangguran. Di mulai dengan penggalan “Pancene mung pengangguran / Durung ono penghasilan” , lagu ini langsung menetapkan tema utama. Sang penyanyi pria bercerita tentang rutinitas sehari-harinya yang terdiri dari tidur, ngopi, dan jalan-jalan tanpa tujuan jelas. Hal ini disebabkan belum adanya pekerjaan tetap yang memberikan penghasilan.

Kegelisahan semakin terlihat ketika lirik menyentuh tentang cinta. Sang pengangguran merasa tidak percaya diri untuk menjalin hubungan karena kondisi ekonominya yang tidak stabil. “Durung wani nyanding tresno / Wedine yen dipaido morotuo” , ungkap lirik tersebut. Ketakutan menjadi beban dan tidak mampu menafkahi pasangan menjadi penghalang dalam bercinta.

Dangdut Koplo Modern dengan Sentuhan Komedi

Secara musikal, “Nganggur” mengusung genre dangdut koplo modern. Musik di lagu ini didominasi oleh tempo cepat dan hentakan gendang koplo yang membuat badan goyang. Meskipun membawa cerita yang sedih, aransemen musik yang ceria menciptakan suasana yang agak kontras. Sentuhan komedi pun muncul dari lirik yang diplesetkan seperti “Gusti .. Lewat tembangku iki / Dedungo mugo oleh seng gemati”. Kombinasi ini membuat lagu “Nganggur” tetap menghibur meskipun membawa pesan yang serius.

Video Klip yang Sederhana namun Efektif

Video klip “Nganggur” menampilkan kesederhanaan yang tepat guna. Disutradarai oleh Eko Wijaya (AR Jolodong), video klip ini menampilkan Shinta Arsinta dan Arya Galih bernyanyi dengan latar belakang yang sederhana. Sesekali muncul adegan pria yang sedang mencari kerja dan ditolak oleh perusahaan. Kesederhanaan ini menegaskan cerita dan lirik lagu tanpa mengurangi dampak emosionalnya.

Menyuarakan Mimpi dan Harapan Para Pencari Kerja

Di balik kelucuan dan tempo yang cepat, “Nganggur” menyuarakan mimpi dan harapan para pencari kerja. Lirik “Janji .. Janji bakal tak tresnani / Tak jogo selawase tekane mati” menunjukkan keinginan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Para pengangguran tetap berusaha dan berharap suatu saat nanti bisa mendapatkan pekerjaan dan hidup sejahtera.

Lirik,

Pancene mung pengangguran
Durung ono penghasilan
Isuk turu, sore ngopi, wengine dolan

Sementara durung kerjo
Durung wani nyanding tresno
Wedine yen dipaido morotuo

Terus arep nganti kapan
Aku urip dewean
Umume menungso urip sesandingan

Reff :
Gusti ..
Lewat tembangku iki
Dedungo mugo oleh seng gemati

Janji ..
Janji bakal tak tresnani
Tak jogo selawase tekane mati

You might also like