Pitih Banyak Makan Tak Lamak – Silva Hayati (Official Music Video)

Dunia maya Indonesia tengah diramaikan oleh lagu “Pitih Banyak Makan Tak Lamak” yang dibawakan oleh . Lagu yang viral di platform media sosial seperti TikTok ini mengusung gaya dangdut modern dengan sentuhan komedi yang ringan. Lebih dari sekadar lagu catchy, “Pitih Banyak Makan Tak Lamak” memunculkan fenomena tersendiri yang menarik untuk diulas.

Lirik Sederhana dengan Pesan Menohok

“Pitih Banyak Makan Tak Lamak” memiliki lirik yang sederhana dan mudah diingat. Inti cerita lagu ini berkisar pada kekecewaan seorang istri yang mendapati isi piringnya kosong setelah ia seharian bekerja. Sang suami yang hobi memelihara ayam dituduh sebagai penyebabnya, karena ayam peliharaannya dianggap telah menghabiskan lauk pauk.

Meski terkesan remeh, lirik lagu ini menyentil realita sosial-ekonomi yang kerap dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Perjuangan seorang istri mencari nafkah kerap tidak seimbang dengan kontribusi suami dalam urusan rumah tangga. Hal ini tercermin dalam penggalan lirik:

“Dari pagi aku sibuk mencari makan
Kau di rumah santai-santai makan enak
Pulang kerja kulihat di piring kosong melompong
Ayam peliharaanmu yang kumakan semua?”

Musik Dangdut Modern dengan Beat yang Mendominasi

Secara musikal, “Pitih Banyak Makan Tak Lamak” mengusung genre dangdut modern. Aransemen musiknya didominasi oleh beat dan hentakan gitar listrik yang energik. Nuansa dangdut tetap dihadirkan melalui penggunaan keyboard dengan bebunyian khas dangdut. Kombinasi ini menciptakan irama yang ceria dan menggelitik, sesuai dengan karakter komedi dari lagunya.

Video Klip yang Menambah Kelucuan

Video klip “Pitih Banyak Makan Tak Lamak” turut berperan dalam melambungkan popularitas lagu ini. Video tersebut menampilkan akting jenaka Silva Hayati yang merepresentasikan kekesalan dan kecewaannya terhadap sang suami. Adegan kejar-kejaran antara Silva Hayati dengan ayam peliharaan suaminya menjadi sorotan utama dan menambah kelucuan dari video klip tersebut.

Fenomena Viral dan Kontestasi Gender

Viral-nya “Pitih Banyak Makan Tak Lamak” menunjukkan minat masyarakat Indonesia terhadap karya musik dangdut yang menggelitik. Lagu ini berhasil mencuri perhatian dengan mengangkat permasalahan rumah tangga dengan cara yang ringan dan lucu. Namun di balik kelucuannya, “Pitih Banyak Makan Tak Lamak” secara tidak langsung menyentil tentang kontestasi gender dalam keluarga Indonesia. Peran tradisional perempuan sebagai pengurus rumah tangga dipertanyakan melalui lirik lagunya.

Lebih dari Sekadar Hiburan

Kemunculan “Pitih Banyak Makan Tak Lamak” dapat dilihat sebagai fenomena budaya yang menarik. Lagu ini bukan hanya menghibur tetapi juga mencerminkan realita sosial dan mengajak pendengarnya untuk berpikir kritis tentang peran gender dalam keluarga. Keberhasilan lagu ini menunjukkan bahwa dangdut modern masih memiliki relevansi dan dapat menyuarakan permasalahan sosial dengan cara yang menarik.

Akankah “Pitih Banyak Makan Tak Lamak” menjadi lagu dangdut modern yang legendaris? Kita lihat saja perkembangannya. Namun yang pasti, lagu ini telah menciptakan fenomena tersendiri dan menggemparkan jagat maya Indonesia.

Lirik Lagu Pitih Banyak Makan Tak Lamak

Bialah Takah Denai Ko
Walaupun Indak Barado
Namun Makan Lamak Juo
Pado Hiduik Cando Tuan
Pitih Banyak Sakik Tibo
Sanak Manjauh Kasadonyo

Denai Indak Barutang
Makonyo Sakik Jarang
Pado Tuan Ka Lalok Sajo Ndak Tanang

Pitih Banyak Makan Tak Lamak
Sadonyo Di Timbang Di Agak
Kok Nyampang Ado Nan Taragak
Tahan Sajolah Jan Bakandak

Jan Di Turuikan Pulo Denai
Pado Panyakik Nan Ka Tibo
Caliak Samba Raso Ndak Sampai
Nan Makan Ko Batambuah Juo

You might also like